Ada Surga yang Tenggelam di Alue Dua

0
312

ARCHIPELAGO – Debur air menggelegar. Jatuh ke tanah lalu pecah mengairi bebatuan di sekitarnya. Di bawah air, lengkungan berbentuk cawak raksasa menampung air terjun itu. Suaranya bergemuruh. Itulah pemandangan air terjun di Kilometer 32, Desa Alue Dua, Kecamatan Nisam Antara, Kabupaten Aceh Utara, Aceh.

Untuk menuju ke lokasi itu, Anda bisa menggunakan rute jalan lintas Kabupaten Aceh Utara ke Kabupaten Bener Meriah, lewat jalan Gunung Salak. Jika melintas di lintasan nasional Medan-Banda Aceh, setiba di Simpang PT Aceh Asean Fertilizer di Krueng Geukuh, Aceh Utara maka berbeloklah ke kiri. Setelah itu, ikuti jalan aspal nan mulus tersebut hingga kilometer 32. Setiba di sana, maka berbeloklah ke kiri dan jalanan berlumpur mulai menyambut.

Gemericik Air yang mengalir melewati bebatuan di Alue Dua Aceh

Sangat susah melewati jalan berlumpur itu. Bahkan, terlihat mobil taft yang telah dimodifikasi lengket di antara lumpur. Namun, jika tak musim hujan, jalanan yang lebar ini mudah dilalui. “Pemerintah belum membuka akses jalan yang bagus. Padahal, jika ini dibuka, bukan hanya menguntungkan petani, namun juga menguntungkan masyarakat yang ingin menyaksikan keindahan air terjun itu,” kata Ari Geudong, salah seorang pemilik kebun di areal itu.

Dia menyebutkan, air terjun setinggi tujuh meter lebih itu memiliki debit air yang terbilang besar. “Masih berada di perkebunan warga. Nah, jika ini dijadikan wisata, maka pemerintah bisa berkomunikasi dengan warga,” katanya.

Akses Jalan Berlumpur yang sulit dilalui karena area wisata air terjun Alue Dua belum dikenal

Selama ini, masyarakat yang berkunjung ke air terjun itu umumnya pria. Mereka penasaran ingin melihat keindahan panorama alam di pedalaman Aceh Utara itu. Kini, “surga” itu tenggelam di Alue Dua. Entah kapan pemerintah menjadikan keindahan itu bisa dinikmati masyarakat nusantara. Hanya waktu yang bisa menjawab.(NUH/KOMPAS)

LEAVE A REPLY