Air, Barang Langka Di Trail – Trail Penanggungan

0
39
Gunung Penanggungan ( 1653 mdpl )

Archipelago – Gunung Penanggungan berada pada satu kluster dengan Gunung Arjuna dan Gunung Welirang. Meskipun hanya berketinggian 1653 mdpl, Gunung Penanggungan sarat nilai kepurbakalaan yang dibangun pada periode Hindu-Budha dan mitos. Kusworo Rahadyan, salah seorang dari tim ekspedisi Penanggungan Ubaya mengatakan sementara ini sudah ada 240 situs yang ditemukan, dan akan bertambah jika expedisi terus dilakukan.

Petunjuk rute Trail II, menuju Candi KAMA II, Candi Kendalisodo
Candi Kama II ( 968 mdpl )

Penanggungan disebut sebagai Gunung suci karena merupakan Gunung Mahamerunya Jawa.Hal ini berdasarkan cerita yang ada di naskah Tantu Panggelaran bertarikh saka 1557 (1635 M), yang menceritakan bahwa Penanggungan ( dulu bernama Pawitra ), adalah bagian puncak dari Gunung Mahameru di India yang dipotong dan diusung ramai-ramai oleh para dewa atas perintah Batara Guru untuk ditancapkan di Pulau Jawa agar tidak bergerak. Namun dalam perjalanan ke Jawa beberapa bagian puncak Mahameru berjatuhan menjadi gunung Lawu, Wilis, kelud, Kawi, Arjuna dan welirang.

Penanggungan dikelilingi oleh 8 gunung yang lebih kecil : Gunung Gambir / Genting ( 588 mdpl- sisi utara , Gunung Jambe ( 745 mdpl-sisi barat) , Gunung Wangi ( 987 mdpl – sisi tenggara), Gunung Bende ( 1015 mdpl-sisi selatan ) Gunung Gajah Mungkur (1.084 mdpl – sisi timur laut ) , Gunung Sarah Klopo ( 1235 mdpl – sisi barat daya) , Gunung Kemuncup ( 1238 mdpl- sisi timur ) dan Gunung Bekel ( 1240 mdpl- sisi barat laut). Letak 8 gunung kecil yang ada sekeliling Penanggungan, mirip Gunung Mahameru

Dengan sembilan puncaknya menurut konsep agama Hindu dan budha. Ratusan Peninggalan purbakala yang berada di Penanggungan terbagi dalam 2 Kelompok yaitu Kelompok yang berada di bagian kaki Penanggungan ( gapura Jedong, petirtaan Jolotundo dan Belahan) dan Kelompok yang berada di lereng ( punden berundak, candi, gua pertapaan, umpak batu) menjadikan Penanggungan dikenal sebagai gunung suci sejak dulu dan mata air nya pun dipercaya merupakan bak amerta, air suci minuman para dewa yang keluar dari gunung suci Mahameru.

Candi Kendalisodo ( 1137 mdpl )
Candi KAMA III ( 1069 mdpl )

Perjalanan menyusuri Trail 2 Gunung Penanggungan untuk mencapai Candi KAMA II , Candi Kendalisodo , Candi KAMA III , Gua Buyung, Candi Kursi tidak hanya memerlukan fisik prima, tetapi juga bekal air minum yang -cukup untuk membasahi kerongkongan yang tercekat karena peluh yang bercucuran saat pendakian dan perjalanan turun, pulang pergi Jolotundo – Candi Kendalisodo yang butuh waktu 5 jam .

Candi Kursi ( 923 mdpl )

Dengan jarak Jolotundo – Candi KAMA II : 2100 m , KAMA II – Kendalisodo : 330 m, Kendalisodo – KAMA III : 220 m , KAMA III – Gua Buyung : 130 m, Gua Buyung – Candi Kursi : 100 m , Kursi – Jolotundo : 1700m. Air sangat berharga.Air sulit di dapat ,sehingga harus hemat air meski kerongkongan terasa kering. Terlebih bagi wisatawan dan pendaki yang bermalam di Gunung Penanggungan. (MOKO)

Gua Buyung ( 1021 mdpl ) dan altar bertarikh saka 1326 ( 1404 M ), yang berada di dekat Gua Buyung

 

LEAVE A REPLY