Disbudpar Trenggalek Siapkan SDM

0
148

ARCHIPELAGO – Daya Tarik Wisata yang ada di Kabupaten Trenggalek bisa dikatakan lengkap. Tidak hanya Objek wisata yang menawarkan pesona dan eksotiknya pantai-pantai selatan Trenggalek yang berpasir putih, yang akan membuat wisatawannya berdecak kagum.

Wisata sunrise dan sunset di Bukit Banyon, Situs Budaya Candi Brongkah, Desa Wisata Duren Sari, Wisata alam, Hutan mangrove Pancer Cengkrong, penangkaran penyu di pantai Kili- Kili dan olahraga panjat tebing di Gunung Sepikul pun ada di Trenggalek.
Pantai Prigi yang terletak di Kecamatan Watulimo adalah salah satu dari sekian banyak pantai- pantai terkenal di Trenggalalek.

Keindahan panorama Pantai Prigi Trenggalek

Dikenal juga sebagai pantai tempat pelelangan ikan, membuat para wisatawan prigi, terlebih penyuka kuliner ikan, tidak akan menyia-nyiakan kesempatan menikmati bakaran ikan yang banyak disuguhkan disana. Bahkan mereka membawa pulang ikan segar hasil tangkapan para nelayan prigi sebagai oleh-oleh dari pantai prigi.

Sementara itu bagi wisatawan yang menyukai keindahan gua. Guo Lowo adalah destinasi yang tepat untuk dikunjungi. Gua yang berada di desa Watugunung kecamata Watulimo ini merupakan salah satu gua terbesar dan terpanjang di asia Tenggara. Panjang gua diperkirakan mencapai 2 km. Namun wisatawan hanya bisa menikmati keindahan Guo Lowo sejauh 850 m dipercantik dengan Stalakmit dan stalaktit yang bermandikan cahaya dan 9 ruangan yang ada di dalam Gua Lowo serta area bermain, food court yang ada, merupakan daya tarik utama objek ini.

Tempat wisata Goa Lowo yang

Pesona objek Wisata Trenggalek yang luarbiasa, harus diimbangi dengan kompetensi Pelaku Pariwisata di Kabupaten tersebut. Letak geografis Trenggalek yang membutuhkan waktu 4-5 jam perjalanan darat dari Surabaya menjadikan Trenggalek harus menemukan format promosi yang tepat agar bisa mendatangkan banyak wisatawan.

Kabupaten Trenggalek akan semakin mudah dijangkau manakala proyek jalan lintas selatan yang menghubungkan Tulungagung dan trenggalek selesai. Bahkan Jika Bandara Kediri Rampung dibangun, maka Trenggalek harus siap menerima lonjakan kunjungan wisatawan, baik wisatawan Nusantara maupun wisatawan mancanegara, karena akses untuk mencapai destinasi yang akan dikunjungi akan semakin pendek dan tidak memerlukan waktu yang relatif lebih singkat,” demikian disampaikan Ir. Joko Irianto MSi, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Trenggalek, dalam sambutannya pada acara sertifikasi Pemandu Wisata Trenggalek.

Pembukaan sertifikasi kompetensi pemandu wisata.

Dengan tersertifikasinya pemanduwisata yang ada maka wisatawan yang datang ke Trenggalek akan memperoleh kepuasan berwisata sehingga angka kunjungan wisatawan akan terus meningkat.

Suwito Spd.MSi,Kepala seksi Pengembangan SDM Pariwisata Disbudpar Trenggalek menambahkan bahwa Kegiatan Sertifikasi ini akan dilanjutkan dengan pelatihan-pelatihan kepariwisataan dan sertifikasi bidang-bidang lainnya agar semua SDM Pariwisata Trenggalek kompeten. Sehingga Trenggalek bisa menjadikan industry pariwisatanya sebagai salah satu sumber pendapatan Daerah, sebagaimana diharapkan Bupati Trenggalek, Emil Dardak.(WOKO)

LEAVE A REPLY