Inovasi Tanpa Batas Kecamatan Mantewe, Kembangkan Wisata & Potensi Desa

0
303

 

ARCHIPELAGO – Desa Ponggok adalah sebuah desa yang sudah sukses mengembangkan Pemerintahannya. Sejak 2015 telah mengalokasikan sebagian kecil anggarannya untuk program dana desa. Di mana, program tersebut bertujuan untuk membangun desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya.

Anggaran dana desa terus mengalami peningkatan, terbukti di tahun ini telah dialokasikan dalam APBNP sebesar Rp 60 triliun yang akan tersebar di 75 ribu desa seluruh Indonesia.

Masing-masing desa mendapatkan alokasi yang berbeda-beda, tergantung dari kondisi desa itu sendiri. Keberhasilan memanfaatkan dana desa untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat terjadi di Desa Ponggok, Klaten, Jawa Tengah.
Alokasi dana desa yang disalurkan pemerintah, salah satunya digunakan untuk pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Desa Ponggok Klaten Jawa Tengah

BUMDes ini tugasnya mengelola potensi-potensi sumber daya alam sebagai ladang penghasilan bagi masyarakat. Salah satunya pengelolaan pariwisata Umbul Ponggok yang saat ini sudah terkenal di media sosial.

Dengan visi dan misi yang jelas, serta melibatkan masyarakat dalam mengelola dana desa, BUMDes Tirta Mandiri memiliki penghasilan yang cukup besar.

Banyak Kegiatan yang ada di desa Ponggok Klaten Jawa Tengah

Hal Inilah yang melatar belakangi Kecamatan Mantewe Kabupaten Tanah Bumbu untuk datang dan mempelajari Resep-Resep jitu, agar nantinya bisa diterapkan di Mantewe untuk terus berkembang dan menjadi daerah percontohan.

Kunjungan Kerja di daerah Klaten Jawa Tengah, menjadikan amunisi agar bisa dipelajari dan nantinya bisa diterapkan ATM (Amati Tiru dan Modifikasi).

Belajar dari desa Ponggok Klaten Jawa Tengah

Ada pepatah yang mengatakan ” Tuntutlah Ilmu sampai Ke negeri Cina”. Perjalanan yang cukup jauh dari Mantewe Tanah Bumbu menuju Bandara Banjarmasin memakan waktu 6 jam, Setelah itu Penerbangan menuju ke Bandara Semarang-karena penerbangan ke Jogya dan Solo cukup Padat, akhirnya dipilih Bandara A. Yani Semarang.

Dari Semarang menuju Klaten memakan Waktu 2-3 jam. Perjalanan yang Cukup melelahkan hingga Sampai Di Desa Ponggok. Meskipun cukup melelahkan, tapi semangat untuk memajukan daerah mengobati Rasa lelah, agar nantinya bisa diterapkan.

Para Pengurus desa dan kecamatan Ponggok Klaten Jawa Tengah

Dalam kunjungan ke Desa Ponggok tersebut, semua pertanyaan-pertayaan dari setiap kepala Desa terus ditanyakan agar nantinya bisa diterapkan. Setelah selesai, Rombongan yang didampingi Camat dan Sekcam Mantewe Tanah Bumbu ini mengunjungi beberapa obyek-obyek wisata yang punya edukasi, agar bisa menambah pengetahuan dan wawasan.

Menurut Sekcam Mantewe “Inovasi tanpa batas, itulah slogan BUMdesa Bina Usaha Mandiri yg ada di desa Ponggok. Dalam membangun BUMdesa tentu dibutuhkan daya juang yang kuat, dimulai dari hal hal yang kecil yang sekiranya kita mampu menunjukkan hasil dan bukti dari manfaat BUMdesa yang kita bentuk. Pengurus harus punya komitmen yang sama, dalam mengembangkan UMdesa dengan menggali seluruh potensi yang ada. Pengurus juga harus bisa menyatukan perbedaan dalam keberagaman. Banyak sosialisasi dan bisa meyakinkan masyarakat.(BUD)

LEAVE A REPLY