Jokowi Minta Pawai Kesenian Bali Ditampilkan di IMF-World Bank

0
14

 

ARCHIPELAGO – Presiden Joko Widodo meminta perhelatan Pawai Kesenian Bali (PKB) yang baru saja digelar di Renon menjadi bagian acara perhelatan IMF and World Bank Annual Meeting 2018 pada Oktober mendatang. Untuk itu, Jokowi meminta Gubernur Bali Made Mangku Pastika mempersiapkan pawai kebudayaan serupa.

“Presiden tadi menyampaikan ke saya, beliau minta pada event IMF ada pawai seperti tersebut. Bisa di Nusa Dua atau Renon. Ia minta kalau bisa di Renon (Monumen Bajra Sandi) saja. Beliau minta ke saya untuk persiapkan,” kata Pastika ditemui di depan kantor Gubernur Bali, Sabtu (23/6) sore.

Ia menyampaikan materi dan konsep kurang lebih akan sama seperti yang ditampilkan pada pawai PKB. Hanya saja, konsep pawai akan sedikit dimodifikasi dengan penambahan bendera dari negara-negara delegasi dalam IMF and World Bank Annual Meeting tersebut.

“Kalau tadi kan kabupaten dan kota, nanti kendaraannya diganti dengan negara-negara delegasi dan komunitas-komunitas,” tambahnya.

Pastika yang bakal lengser Agustus mendatang berharap gubernur baru dapat memantapkan persiapan IMF and World Bank Annual Meeting 2018. Pemprov Bali telah mempersiapkan anggaran khusus sebanyak Rp 1 miliar dari APBD Bali terkait permintaan Jokowi untuk adanya pawai di IMF.

“Dan saya harap pemimpin Bali mendatang bisa meneruskan estafet pembangunan dan agenda Bali lainnya, termasuk IMF, karena pada event IMF saya tidak lagi menjabat. Ini tugas pertama Gubernur Bali yang baru,” tutur Pastika.

PKB sendiri adalah perhelatan kebudayaan bergengsi di Pulau Dewata. IMF and World Bank Annual Meeting 2018 diharapkan mampu membawa gelaran PKB memantapkan citra positif Bali. Oleh karena itu, mantan Kapolda Bali tersebut berharap Gubernur Bali baru mendatang bisa menjaga dan meningkatkan kualitas PKB.

“Ini pesta tahunan yang mencerminkan puncak terbaik seni masing daerah dan komunitas. Kami juga akan memberikan ruang bagi daerah negara tetangga untuk berpartisipasi untuk menambah warna,” katanya.

“Saya harap ke depannya pemimpin Bali yang baru bisa menyajikannya lebih baik, komprehensif, teratur dan yang terpenting atraktif. Begitu banyak orang asing dan konjen luar negeri di Bali yang datang. Dunia memandang kita,” tandas Pastika.(NUH/KUMPARAN)

LEAVE A REPLY