Kesunyian Candi Wringin Branjang

0
485

ARCHIPELAGO – Candi Wringin Branjang adalah salah satu peninggalan Kerajaan Majapahit yang terletak di Dusun Sukomulyo Desa Gadungan Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar. Candi ini satu kompleks dengan Situs Gadungan, jaraknya sekitar 100 m di sebelah Barat Situs Gadungan I, berupa Gapura Situs Gadungan, kemudian Altar Pemujaan Situs Gadungan.

Untuk bisa melihat candi ini, wisatawan harus melalui jalan makadam yang bergelombang karena jalan tersebut adalah lintasan truk galian material lahar gunung Kelud. sehingga debu akan berterbangan kala berpapasan dengan truk. Setelah melewati kawasan hutan jabon, ladang jagung dan hutan pinus kurang lebih 20 menit dari jalan aspal desa maka sampailah di candi wringin Branjang.

Lokasi Wisata Candi Wringin Branjang Blitar,

Tidak seperti Bentuk candi pada umumnya yang terdiri atas batu, tubuh, puncak candi maka candi wringin branjang berbentuk sebuah bangunan rumah berdinding dan beratap batu andesit. Kesunyian akan terasa saat kita memasuki gerbang candi yang menghadap Selatan ini. Karena candi ini letaknya jauh dari keramaian dan pemukiman bahkan di tengah hutan.

Wringin branjang berorientasi ke gunung Kelud yang berada di utaranya. Dilengkapi dengan daun pintu ukuran 1 m x 2m dan ventilasi kecil, serta berukuran 4m x 3 m x 5 m , candi wringin branjang terlihat kokoh.

Lokasi Candi Wringin Branjang yang terkesan dengan kesejukan dan kesunyiannya.

Menurut penuturan penduduk candi Wringin Branjang yang ditemukan tahun 191 adalah atap dari sebuah candi besar, dimana kaki dan tubuh candi terpendam sehingga membentuk bukit yang dikenal dengan bukit gunung gedang. Penggalian yang dilakukan tahun 1915, diketemukan arca Dewi Sri dalam keadaan patah menjadi dua bagian.
Dengan adanya arca tersebut dapat diperkirakan bahwa agama yang melatarbelakangi Candi Wringin Branjang adalah Hindu. Diduga bangunan candi ini merupakan tempat penyimpanan alat-alat upacara Kerajaan Majapahit.(MOKO)

Situs Candi Wringin Branjang yang mirip rumah.

LEAVE A REPLY