Kreasi Para Mpu Pembuat Keris

0
177

 

ARCHIPELAGO – Keris adalah senjata khas yang dimiliki suku di nusantara. Seperti suku Jawa, Sunda, dan Bali. Sejak zaman kerajaan Hindu pada abad ke-7. Keberadaan keris sebagai senjata tusuk sudah dikenal di tanah air. Keris buatan nusantara sudah menjadi buah bibir sampai ke mancanegara. Seperti, Malaysia, Brunei, bahkan Eropa.

Salah satu daerah penghasil keris di nusantara, adalah Sumenep Madura. Sejak zaman Majapahit, di era pemerintahan banyak wide atau yang dikenal dengan nama Arya Wiraraja, Sumenep menjadi daerah penghasil keris yang berkualitas di zaman itu.

“Desa Aeng Tontong dan Palongan di Kecamatan Saronggi merupakan tempat pusat pembuatan keris. Disana, terdapat sekitar 800 empu pembuat keris,’ kata Kepala Dinas Koperasi Sumenep Imam Trisnohadi.

Kadis Koperasi Kabupaten Sumenep, Imam Trisnohadi (kanan)

Kebanyakan pembuat keris di kedua desa tersebut merupakan keturunan dari Mpu Supa, yang juga mpu kenamaan di masa silam.

“Dinas Koperasi Sumenep telah memfasilitasi para perajin keris dengan membentuk koperasi serta memberikan bantuan permodalan,” jelas laki-laki yang pernah menjabat sebagai Ketua Karang Taruna Kabupaten Sumenep ini.

Walau keris buatan Sumenep sangat terkenal keindahannya, namun nasib perajinnya tak seindah yang dibayangkan. Hal ini disebabkan karena perajin susah membawa barang buatannya untuk dijual di tempat yang jauh, Apalagi di ekspor.

“Hukum di Indonesia yang melarang membawa senjata tajam, juga tidak memberikan pengecualian bagi perajin keris,” tambah Imam Trisnohadi. Hal tersebut menjadi polemik yang tidak jelas penyelesaiannya. Tak ada satupun instansi yang bisa memberikan solusi atas permasalahan yang dialami anak cucu Mpu Supa ini.

Para pengrajin keris dalam sebuah pameran.

Beruntunglah, walau penjualan keris ke mancanegara terhambat, namun permintaan keris di nusantara cenderung meningkat. Berbagai event pameran yang khusus diadakan untuk perajin keris seperti di Surabaya baru-baru ini sangat dirasakan dampaknya.

Belum lagi nanti event Festival Keraton Nusantara di Sumenep yang akan digelar beberapa bulan lagi, tentu menjadi harapan tersendiri untuk bisa meraup untung dengan memasarkan kerisnya.(NUH/BISNIS SURABAYA)

LEAVE A REPLY