Menikmati Hawa Dingin Wonosalam di Kampoeng Djawi

0
466

ARCHIPELAGO – Berkunjung ke Jombang, Jawa Timur, tidak ada salahnya jika mampir ke Wonosalam. Daerah dataran tinggi yang memiliki udara sejuk dan bersih. Jauh dari hingar bingar, panas, dan polusi. Selain itu, Wonosalam juga dikenal sebagai sentra buah durian. Saking terkenalnya, saat musim durian tiba, biasanya di bulan Februari-Maret, ada kenduri durian yang digelar Bupati.

Menikmati Wonosalam juga bisa dilakukan dengan cara berbeda. Yakni dengan menginap di Kampoeng Djawi. Kampoeng Djawi adalah tempat wisata yang cukup lengkap meski luasnya hanya 1,3 hektar saja. Memasuki Kampoeng Djawi, pengunjung dikenakan biaya 50 ribu perorang. Tiket masuk digunakan untuk berkeliling dan berenang.

Asri

Kali pertama masuk ke Kampoeng Djawi, pengunjung akan disuguhi pemandangan yang bernuansa Jawa. Properti yang digunakan sengaja didatangkan langsung dari Lamongan, Pasuruan, Jombang, Kediri, dan beberapa daerah lain bekas kerajaan Mojopahit. Selain kental dengan properti Jawa, berbagai jenis tanaman yang ada memberikan kesan teduh dan sejuk.

Puas berkeliling, namun ingin merasakan sensasi menikmati alam lebih lama, pengunjung bisa bermalam. Ada sembilan rumah joglo, masing-masing berisi empat kamar yang ditawarkan. Perorang dikenakan biaya 330 ribu rupiah termasuk makan tiga kali dan bebas menggunakan seluruh fasilitas seperti karaoke, billiard, dan kolam renang. Kalau hanya ingin menikmati dan beristirahat dari pagi sampai sore, biaya yang dikenakan 130 ribu rupiah perorang. Minimal pemesanan 20 orang.

Selain fasilitas penginapan, ternyata Kampoeng Djawi juga biasa digunakan untuk outbound dan menjadi tempat pre wedding favorit karena tatanannya yang eye catching banget. Namun sayang, sejak enam tahun berdiri, Kampoeng Djawi belum banyak dikenal warga sekitar.(MOKO)

LEAVE A REPLY