Pulau Khayangan Sombori Jadi Target Kunjungan Para Peneliti

0
151
Keindahan Pulau Khayangan Sombori

ARCHIPELAGO – Walaupun secara nasional Pulau Khayangan Sombori belum ditetapkan sebagai salah satu destinasi kunjungan wisata, namun jumlah pengunjung yang masuk ke Pulau Khayangan Sombori Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah belakangan ini terus mengalami peningkatan yang semakin signifikan.

Secara umum, para pelancong yang datang berkunjung ke wilayah ini terdiri dari 2 jenis yakni wisatawan asing dan wisatawan nusantara. Karena letak geografisnya yang masih tergolong jauh dari hiruk pikuk keramaian dan modernisasi ditambah kondisi alamnya yang masih sangat natural membuat pulau ini semakin diminati dan dijadikan target terutama bagi mereka yang memiliki hobby ber-snorkeling dan melakukan penyelaman kehidupan biota bawah laut.

Berdasarkan keputusan yang dikeluarkan Bupati Morowali, Drs. H Anwar Hafid M.Si, wilayah kepulauan ini telah ditetapkan sebagai wilayah konservasi yang pemanfataannya juga dapat digunakan sebagai areal penelitian dan pengembangan kepariwisataan sepanjang itu bermanfaat dan dapat menunjang PAD dan perekonomian masyarakat yang ada di wilayah tersebut.

“Wilayah itu telah kita tetapkan sebagai areal konservasi, hal ini sengaja kita lakukan untuk menjaga kelestarian dan memproteksinya dari kerusakan. Ke depan wilayah ini kita harapkan dapat menjadi salah satu destinasi unggulan dan baramoter kepariwisataan di Indonesia bagian di timur,” jelas Anwar Hafid serius.

Keindahan Pantai di Pulau Khayangan Sombori

Sementara Kepala Desa Mbokita, Mohamad Hatta sebagai pihak yang paling bertanggungjawab atas kelestarian wilayah konservasi dan keselamatan para pengunjung yang datang ke wilayah itu. Bersama sejumlah perangkatnya secara reguler tidak pernah berhenti melakukan pengecekan dan operasi lapangannya. “Sebagai pemerintah desa, saya bersama dengan perangkat yang ada tidak berhenti melakukan pengecekan. Hal ini untuk menjaga keamanan wilayah dan keselamatan para pengunjung. Tamu-tamu yang datang ke sini kami jamu dengan senang hati dan selalu kami ingatkan untuk tidak merusak segala sesuatu yang ada di dalam wilayah konservasi ini,” jelasnya.(DED)

LEAVE A REPLY