Puncak Fafo Baho, Wisata Baru Morowali Sulawesi Tengah

0
770

ARCHIPELAGO – Setelah puluhan tahun tertidur, belakangan ini pariwisata di Morowali mulai dibenahi. Salah satunya lewat pembangunan infrastruktur yang dapat dimanfaatkan pengunjung saat mereka datang bertandang ke daerah yang sudah kesohor oleh kekayaan tambang dan baharinya ini.

Wisatawan Nusantara dan wisatawan asing merupakan salah satu target pencapaian yang diupayakan bisa datang dan mengunjungi lokasi Fafo Baho ini. Untuk maksud tersebut, satu-satunya organisasi pemanduan, Himpunan Pramuwisata Indonesia Dewan Pimpinan Cabang (HPI-DPC) yang ada di Kabupaten ini sudah menyatakan bersedia mengarahkan para wisatawan asing tersebut untuk datang dan memanfaatkan lokasi tersebut nantinya.

Keindahan Pemandangan dari Puncak Fafo Baho

”Saya sebagai Ketua siap mengarahkan para tamu ke tempat ini, saya juga sudah putuskan lokasi ini sebagai salah satu spot kunjungan wisatawan mancanegara. Untuk itu kami akan bicarakan lebih lanjut dengan rekan-rekan HPI yang lain,” ungkap Ketua HPI-DPC Kabupaten Morowali, Hamadong saat melakukan peninjauan lokasi tersebut.

Puncak Fafo Baho yang terdapat di wilayah Lamberea Kecamatan Bungku Tengah sendiri merupakan salah satu dari sepersekian banyak objek wisata yang saat ini mulai dibenahi pemerintah daerah Morowali.

Pesona Pemandangan dari Puncak Fafo Baho

Puncak Fafo Baho juga sangat layak dikembangkan sebagai salah satu spot wisata pengambilan gambar, pembuatan film dan tempat untuk membuang penat dari kejenuhan yang selama ini menghimpit para calon pengunjungnya.

Lokasi objek wisata ini diperkirakan berada di atas 200 meter dari permukaan laut dengan temperatur sedang di bawah 30 derajat celcius. Tempat ini juga menawarkan view dan panorama alam yang sangat cantik dan menawan hati. Hamparan perairan pantai laut Banda, pelabuhan utama Bungku, jajaran rumah penduduk serta menara Masjid Islamic Center merupakan beberapa objek yang dapat dilihat dari puncak bukit ini.

Pemandangan Asri dari Puncak Fafo Baho

“Minggu lalu kami sudah ke sini dan sekarang kami datang lagi. Tempat ini selain gratis juga sangat bagus sekali pemandangannya,” ungkap Watty salah seorang pengunjung kepada Archipelago-Indonesia.com.

Tentang pengembangan objek wisata puncak tersebut, Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali ternyata sangat mengapresiasi dan telah menurunkan bantuan awal pembangunan untuk pengembangan lokasi tersebut.

“Kami dari pemerintah daerah tidak pernah tutup mata dan terus berusaha menggiatkan pembangunan kepariwisataan di daerah ini. Yang kami lihat positif dan bermanfaat bagi orang banyak pasti kami support dan bantu sesuai kondisi keuangan yang ada,” ujar Bupati Morowali, Drs. H Anwar Hafid M.Si serius.

Dukungan yang telah disalurkan pemerintah itu sendiri ternyata disambut baik oleh seluruh warga masyarakat Lamberea yang saat ditemui sedang mempersiapkan tenda persiapan untuk peresmian galeri pertunjukan budaya dan tempat pertemuan yang sudah selesai dibangun di salah satu bagian dari lokasi tersebut.

“Bantuan awal dari bupati itu sangat kami apresiasi dan telah kami gunakan membangun galeri pertemuan, toilet serta belanja kelengkapan lainnya,” jelas Haris yang juga adalah salah satu pewaris lokasi puncak Fafo Baho serius.(TEDDY)

LEAVE A REPLY